BeritaKota Sawahlunto

Insan Pers Kota Sawahlunto Berduka, Tumpak Abdurahman Simamora Meninggal Dunia di Usia 54 Tahun

26
Jurnalis Kota Sawahlunto, Tumpak Abdurahman Simamora Meninggal Dunia di Usia 54 Tahun
Jurnalis Kota Sawahlunto, Tumpak Abdurahman Simamora Meninggal Dunia di Usia 54 Tahun. (f/ist)

Mjnews.id – Insan Pers Kota Sawahlunto dihadapi dengan suasana duka yang sangat mendalam atas wafatnya salah seorang jurnalis Senior, Tumpak Abdurahman Simamora yang meninggal dunia di usia 54 tahun.

Tumpak Abdurahman menghembuskan nafas terakhir di salah satu rumah sakit di Bukittinggi pada Ahad, 14 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIB setelah mendapatkan perawatan yang intensif dari pihak rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

Tumpak Abdurahman meninggalkan satu orang Istri yang merupakan ASN di lingkup Kota Sawahlunto dan dua anak yang masih duduk di bangku SLTA Kota Sawahlunto.

Tumpak Abdurahman yang merupakan anggota PWI Kota Sawahlunto, sekaligus wartawan di media investigasi.news yang masih aktif menulis berita.

Tumpak Abdurahman yang dikenal dengan tulisannya yang sangat menjunjung tinggi kode etik jurnalistik itu, membuat dirinya menjadi sebagai sosok untuk tempat berbagi ilmu dan tempat curhatan seputar dunia jurnalis bagi kawan-kawan media di Sawahlunto.

“Kami sangat kehilangan beliau, kata seorang sesama rekan Jurnalis di Sawahlunto. Dia seorang kakak sudah berhasil mendidik dan mengajarkan saya menjadi seorang jurnalis, mulai dari nol menulis berita sampai saya bisa menulis berita. Perjuangan beliau dalam mengarahkan saya sungguh tidak akan saya lupakan,” kenang salah seorang wartawati, Rina Yosefin sambil menyeka air matanya yang jatuh.

Tentang Tumpak Abdurahman Simamora

Tumpak Abdurahman Simamora dikenal sangat aktif di berbagai organisasi, seperti Pramuka, Purna Paskibra, Politik dan beberapa organisasi lainnya, sehingga di hari pemakaman beliau pada hari ini Senin 15 Juni 2026 dipadati oleh banyaknya peziarah.

Selamat jalan Kak Tumpak Abdurahman Simamora, Semoga Allah akan menempatkanmu di tempat yang terindah. Nasehat baikmu, caramu menanamkan persaudaraan akan kami ingat dan kenang selalu.

(Uni)

Exit mobile version