Menurut Elyunaida, pencapaian ini sangat luar biasa, tetapi masih terbuka peluang besar bagi Padang Panjang untuk terus naik ke level yang lebih tinggi. Ia bahkan mendorong agar kota tersebut mampu mencapai Level 6 atau kategori unggul di masa mendatang.
Indikator penilaian mencakup pengawasan pangan olahan, pangan segar asal tumbuhan, pangan segar asal hewan, PIRT, serta sistem pembinaan dan pengawasan di tingkat daerah. Padang Panjang dinilai berhasil menjaga konsistensi di semua indikator tersebut.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan komprehensif yang diterapkan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan keamanan pangan dari hulu hingga hilir. Setiap tahapan pengawasan diperkuat demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi warga.
Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan BPOM demi memastikan seluruh produk pangan sesuai standar, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang datang menikmati kuliner Padang Panjang.
Ia juga menuturkan bahwa UMKM menjadi salah satu fokus pembinaan karena mereka adalah garda terdepan dalam menyediakan produk pangan kepada masyarakat. Pelatihan dan pendampingan terus diberikan agar kualitas produk semakin terjamin.
Dengan meningkatnya kesadaran pelaku usaha akan pentingnya keamanan pangan, Pemko optimistis kualitas pangan di Padang Panjang akan terus mengarah pada standar nasional yang lebih tinggi.
Program-program strategis seperti monitoring berkelanjutan, edukasi keamanan pangan, hingga pemeriksaan reguler menjadi bagian dari komitmen Pemko menjaga kepercayaan masyarakat.
Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemko Padang Panjang untuk terus melakukan inovasi dalam pengawasan pangan. Pemerintah kota menargetkan kota ini dapat menjadi role model keamanan pangan di Sumatera Barat.
Turut hadir dalam acara penerimaan penghargaan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Putu Venda, Kepala Dinas Kesehatan Sonya Themiarto, serta pejabat terkait lainnya, menunjukkan bahwa keberhasilan ini merupakan kerja kolektif seluruh perangkat daerah.
Padang Panjang membuktikan bahwa konsistensi, komitmen, dan kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan lingkungan pangan yang sehat. Dengan standar yang semakin tinggi, kota ini memperkuat reputasinya sebagai kota kuliner yang aman.
