“Alhamdulillah sejauh ini Buk Mimi Meliza, SPd sebagai wali kelas Greeny, Buk Linda Astuti, SPd yang juga merupakan wali kelas Greeny di SD sangat men-support dan antusias, setiap Greeny mengikuti ajang perlombaan, tidak hanya wali kelas, para majelis guru dan keluarga besar SD Negeri 56 Sikabu juga sangat men-support,” ungkap Riki diamini Muthia.
Kendati Greeny bersinar di dunia modeling, ia tak lantas meninggalkan kewajibannya di sekolah. Hal ini dibuktikan dengan nilai yang ia raih. Pada saat kelas III dan IV, Greeny meraih peringkat 3 di kelas. Di kelas V ini Greeny berada di rangking keempat di kelas.
Riki dan Muthia mengaku bahwa mereka memberikan Greeny kebebasan pada minat dan bakatnya. Sungguhpun begitu, mereka selalu mendampingi Greeny untuk setiap jadwal latihan, perlombaan, hingga memberikan kekuatan Greeny ketika menghadapi perlombaan.
Mereka tak hentinya memotivasi dan memberi pemahaman bahwa di saat menghadapi kompetisi apapun, jangan pernah untuk terbebani, jalani dengan maksimal, berikan yang terbaik, kuasai panggung, tenang, dan percaya diri, apapun hasilnya itulah yang terbaik.
“Sebagai orang tua kami tidak pernah memaksakan Greeny harus ini dan itu, tetapi sebagai orang tua dan keluarga besar Joniwen selalu memberikan kesempatan pada Greeny untuk memilih dia menjadi diri sendiri sesuai dengan bakat dan minatnya,” kata dia.
Saat ditanyai kesulitan belajar modeling, Greeny mengaku belajar ilmu modeling sangat menyenangkan dan tidaklah sulit. Menurutnya belajar modeling harus dari hati bukan karena paksaan orang lain atau mengikuti tren.
“Asalkan bersungguh-sungguh, tekun, disiplin dan menerima ilmu yang diberikan caoch dengan ikhlas dan tidak mudah berputus asa, pasti bisa karena semua butuh proses, sesuatu yang melalui proses Insyaallah akan lebih baik,” ucapnya.
Meski kini Greeny telah menjadi model cilik langganan juara, ia tak pelit berbagi ilmu. Ia bahkan mengajak teman sebaya atau siapapun untuk mengikuti jejaknya di dunia modeling. Kunci modeling menurutnya adalah jadi diri sendiri dan bersungguh-sungguh.
“Bagi teman-teman Greeny jika punya bakat di bidang modelling, boleh bergabung bersama Greeny di Ganevomanagement, disana kita belajar menggunakan hells yang tinggi dan koreo. Teman-teman juga harus bisa membagi waktu belajar dengan jadwal latihan dan tugas sekolah,” kata Greeny.
Segudang prestasi yang dimilikinya kini tak lantas membuatnya berpuas diri. Bahkan Greeny berkeinginan menjadi super model dan mengikuti ajang pageant.
“Meski sudah jadi model pendidikan tetap nomor satu, bahkan harus bisa menempuh pendidikan hingga sarjana,” harap Muthia.
