Berita

Mahasiswa KKN Unand 2026 Dorong Digitalisasi UMKM Nagari Sariak Laweh melalui Katalog Berbasis Website dan Google Maps

412
Mahasiswa KKN Unand 2026 edukasi UMKM Nagari Sariak Laweh menggunakan Katalog Berbasis Website dan Google Maps
Mahasiswa KKN Unand 2026 edukasi UMKM Nagari Sariak Laweh menggunakan Katalog Berbasis Website dan Google Maps. (f/ist)

Mjnews.id – Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mulai 2 Januari sampai 7 Februari 2026 di Nagari Sariak Laweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Para mahasiswa mengadakan program Digitalisasi dan Katalog UMKM sebagai upaya mendukung penguatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat nagari.

Program ini bertujuan untuk menghadirkan data UMKM yang terstruktur sekaligus meningkatkan visibilitas pelaku usaha lokal melalui platform digital.

ADVERTISEMENT

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kemudahan akses informasi melalui internet dan aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Namun, belum semua wilayah memiliki data UMKM yang terdigitalisasi dengan baik. Kondisi tersebut juga ditemukan di Nagari Sariak Laweh.

Nagari Sariak Laweh sebenarnya telah memiliki website nagari yang memuat berbagai informasi dan data terkait pemerintahan serta potensi daerah. Sayangnya, website tersebut belum dilengkapi dengan katalog UMKM yang menampilkan daftar pelaku usaha secara lengkap. Padahal, keberadaan katalog UMKM dinilai penting sebagai basis data resmi nagari serta sebagai sarana informasi dan promosi bagi masyarakat luas.

Penanggung jawab program Digitalisasi dan Katalog UMKM, Fauziah Zain dan Hilfi Ghassani, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membantu nagari memiliki data UMKM yang lebih rapi dan mudah diakses.

“Selama ini Nagari Sariak Laweh sudah punya website, tapi belum ada katalog UMKM di dalamnya. Padahal UMKM di sini cukup banyak. Karena itu, kami berinisiatif mendata UMKM satu per satu dan menyusunnya dalam bentuk katalog yang bisa diakses melalui website nagari,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Unand Nagari Sariak Laweh 2026 menggagas program Digitalisasi dan Katalog UMKM sebagai salah satu program kerja utama. Program ini diawali dengan kegiatan pendataan UMKM secara langsung ke lapangan. Mahasiswa mendatangi pelaku UMKM yang tersebar di berbagai jorong di Nagari Sariak Laweh untuk mengumpulkan informasi usaha secara rinci.

Adapun data yang dikumpulkan meliputi nama UMKM, kategori atau jenis usaha, alamat lengkap, nomor telepon, jam operasional, serta titik lokasi usaha yang terhubung dengan Google Maps. Seluruh data tersebut kemudian disusun dalam bentuk katalog UMKM dan disortir berdasarkan jorong agar lebih mudah diakses dan dipahami.

Penyusunan katalog UMKM ini bertujuan agar Nagari Sariak Laweh memiliki data UMKM yang terorganisir dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Dengan adanya data tersebut, nagari dapat lebih mudah melakukan pendataan, pembinaan, maupun penyaluran program bantuan yang berkaitan dengan pengembangan UMKM. Selain itu, katalog ini juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat luar yang ingin mengetahui potensi usaha di Nagari Sariak Laweh.

Mahasiswa KKN Unand Bantu UMKM Daftarkan Lokasi Usaha di Google Maps

Selain pengembangan katalog UMKM di website nagari, mahasiswa KKN Unand juga menjalankan program digitalisasi UMKM melalui pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps. Program ini bertujuan agar UMKM yang ada di Nagari Sariak Laweh dapat lebih mudah ditemukan oleh masyarakat, khususnya pendatang baru maupun pengunjung dari luar daerah.

Exit mobile version